PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Psikologi SosialPsikologi Agama

agama

religion

Ringkasan Singkat

Sistem kepercayaan dan praktik spiritual yang terorganisir seputar penyembahan kekuatan ketuhanan dan ajaran moral.

Agama adalah sistem kepercayaan spiritual, praktik, atau keduanya, yang biasanya terorganisir di sekitar penyembahan dewa atau entitas yang maha kuasa. Agama melibatkan perilaku kolektif seperti doa, meditasi, dan partisipasi dalam ritual bersama. Fitur umum lainnya dari agama terorganisir adalah keyakinan bahwa ajaran moral tertentu memiliki otoritas ilahi, serta pengakuan terhadap orang, tempat, teks, atau benda tertentu sebagai sesuatu yang suci atau kudus.

Dalam psikologi, agama dipelajari sebagai sumber makna hidup, koping terhadap stres, dan pembentuk identitas sosial. Agama memberikan kerangka kerja bagi penganutnya untuk memahami penderitaan, kematian, dan tujuan keberadaan manusia. Meskipun seringkali memberikan dukungan sosial yang kuat bagi kesehatan mental, agama juga dapat menjadi sumber konflik internal atau tekanan sosial jika terdapat ketidaksesuaian antara nilai pribadi dan doktrin kelompok.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • APA Dictionary of Psychology
  • James, W. (1902). The Varieties of Religious Experience
  • Pargament, K. I. (1997). The Psychology of Religion and Coping
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback